Selamat Datang di Blognya Ashari. Blog ini isinya mengenai artikel tentang Biologi atau hal-hal yang lagi booming saat ini. Dimohon kepada para Pengunjung untuk follow blognya dan beri komentar agar blog ini bisa lebih baik lagi. Terimakasih dan Selamat Membaca

13 Januari 2012

Psilotum, si Paku Purba - Part 1


Jika melihat gambar suatu tanaman di samping ini, maka apa yang blogger pikirkan? Kenapa tanaman ini tidak memiliki daun tetapi batangnya berwarna hijau? kemudian mengapa ada benjolan berwarna kuning dan berlekatan? Kita akan membahasnya di blog ini. Tanaman yang kita bahas kali ini adalah Psilotum . Tanaman yang termasuk ke dalam tumbuhan Paku dan filum Psilophyta ini hidup tersebar di area pantropikal, Arizona, Florida, dan Texas. Ciri-ciri tumbuhan ini adalah:

1. tubuh sporofit terdiri dari rimpang, cabang tegak, ramping dan bercabang dikotomi;
2. tidak ada akar, hanya terdiri dari rhizoid;
3. daun tidak ada, hanya terdiri dari profil;
4. berkas pembuluhnya masih protostele, biasanya floem tidak ditemukan;
5. sporangia disebut synangium;
6. gametofit terletak di bawah tanah, kadangkala berjaringan pembuluh, mirip rimpang sporofit;
7. spermatozoid berflagel.

Nah, kita akan membon alasan mengapa Psilotum termasuk tumbuhan Paku purba. Ini dia, Alasan mengapa tumbuhan ini tidak memiliki daun karena hanya ada profil saja dan berwarna hijau. Hal ini berperan penting dalam fotosintesis karena pada batang Psilotum terdapat kloroplas. Selain itu, benjolan yang berwarna kuning melekat pada batang disebut Synangium, dengan ciri-ciri bercuping 3 lobus dan berlekatan dan berisi spora yang homospora. Alasan mengapa tumbuhan ini disebut paku purba karena:

1. berkas pembuluh masih protostele;
2. fertilisasi dibantu oleh air;
3. percabangan dikotomi;
4. tidak memiliki tapetum (jaringan nutrien pada Paku maju;
5. sporanya homospora.

Mungkin saya memberikan info morfologinya terlebih dahulu, untuk anatomi dari akar dan rhizoid akan saya posting di hari berikutnya. JIka ada yang kurang jelas silahkan beri komentar Anda.

Artikel Terkait



2 komentar:

  1. Terimakasih, Artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  2. tai,kgk ada manfaatnya, reproduksi juga kgk ada pdhl saya lg butuh ttg itu,habitatnya jugak

    BalasHapus